DPRD dan Pemdakab Pelalawan  Alokasikan Rp 4,5 Miliar  untuk Publikasi

Jumat, 02 November 2018 | 15:45:45 WIB

PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama DPRD Kabupaten Pelalawan melalui APBD tahun 2019 menglokasi anggaran 4,5 miliar untuk publikasi media cetak dan elektronik. 

Anggaran tersebut nantinya dipakai untuk kegiatan publikasi dan promosi daerah. Dan tentunya bekerjasama  pihak media cetak ataupun elektronik.

Informasi ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan Baharuddin, 2 November 2018. Pihak DPRD Kabupaten Pelalawan tentunya berharap pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kominfo dapat menjembatani keinginan para awak media sesuai dengan ketentuan yang ada. 

"Secara teknis,  anggaran tersebut dialokasikan pada kegiatan Dinas Kominfo.  Sejauh ini saya terus mendapat keluhan dari para awak media. Apalagi terkait banyak media yang tidak memiliki perwakilan di Kabupaten Pelalawan. Dan terkesan hanya datang pada agenda - agenda tertentu. Kedepan ini harus ditertipkan.  Untuk ini,  saya mendorong Kominfo untuk melakukan seleksi terkait hal itu. Sehingga kawan-kawan yang setiap hari meliput kegiatan pemerintah tidak merasa dianak tirikan," pinta Baharuddin Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pelalawan. 

Kemudian sambung Baharuddin,  kepada organisasi profesi media yang ada di Kabupaten Pelalawan baik PWI untuk juga turut membantu pihak kominfo guna menertibkan hal tersebut. 

"Saya pikir, keberadaan wadah, semisal PWI dapat mengambil peran penting disini," imbuhnya. 

Terpisah Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H.Nasarudin SH.MH juga meng-aminkan apa yang disampaikan saudara Baharuddin.  Beliau juga mendorong Organisasi profesi tersebut agar berupaya aktif membantu pemerintah dan menjalankan sosial kontrol sesuai dengan kaidah - kaidah yang ada. 

"Saya mengajak kawan-kawan media bekerja secara proporsional. Jangan hanya menebar informasi yang belum jelas kebenarannya (hoax, red). Dan kepada masyarakat saya juga menyampaikan pesan agar tidak mudah mempercayai isu-isu dan informasi yang belum tentu betul kebenarannya,  apa tak lagi kita memasuki tahun - tahun Politik," tutupnya.  (R03)

Terkini